Perbedaan Coffee Shop Slow Bar dan Fast Bar

Konsep pelayanan coffee shop dibedakan menjadi dua yaitu, slow bar dan fast bar. Slow bar adalah pelayanan yang biasanya ada di kedai-kedai kecil dan fast bar biasanya memiliki tempat yang cukup besar.

Namun, bukan sebatas besar kecilnya tempat dari coffee shop tersebut tetapi ada banyak perbedaan antara slow bar dan fast bar. Biar tidak penasaran, yuk cari tahu penjelasannya di bawah ini.

Coffee Shop Slow Bar

Diperkenalkan pertama kali pada 2002 di Tim Endelboe, sebuah coffee shop yang ada di Oslo, Norwegia. Di Indonesia, konsep slow bar biasanya dapat dijumpai di coffee shop yang tidak begitu besar. Berkembang mulai dari coffee shop di perkotaan seperti Surabaya, lalu Jakarta dan Bandung.

Konsep pelayanan yang dihadirkan tidak hanya menyuguhkan secangkir kopi nikmat, tetapi juga menawarkan bermacam-macam informasi seputar kopi. Pengalaman yang lebih intim antara peracik dan penikmat kopi menjadi fokus utama pelayanannya. Oleh sebab itu, kedai kopi pasti menyediakan tempat duduk untuk pelanggan.

Di kedai kopi yang menawarkan pelayanan slow bar umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk kamu bisa mendapatkan secangkir minuman kopi. Pasalnya, setiap detail dari proses pembuatan atau menyeduh kopi yang membutuhkan perhatian khusus.

Dengan menghilangkan mesin espresso, kebanyakan peralatan yang digunakan adalah peralatan manual brewing. Misalnya hario V60, Vietnam drip, shipon, kalita wave, French press, tubruk, pour over, dan lainnya.

Dalam proses pembuatan minuman kopi yang perlu ditunggu agak lama inilah bisa tercipta komunikasi antara barista dan pelanggan. Oleh sebab itu, orang yang ada di balik bar ini harus memiliki wawasan luas seputar kopi juga kemampuan berkomunikasi yang baik.

Kamu bisa mendapatkan berbagai informasi seputar kopi dari barista. Misalnya varietas kopi, asal kopi, proses pencucian, penjemuran kopi, pemanggangan, dan perkembangan tren kopi saat ini.

Baca juga: Mengenal Lebih Jauh Profesi Barista! Tugas dan Persyaratannya

Intinya, layanan yang disajikan pada coffee shop dengan konsep low bar adalah pengalaman minum kopi yang menyenangkan dan menyegarkan. Memungkinkan kamu untuk menikmati secangkir kopi dengan lebih tenang dan dapat mengapresiasi setiap rasa dan aroma yang disajikan.

Coffee Shop Fast Bar

Sebenarnya, baik slow bar maupun fast bar sama-sama menyajikan minuman kopi terbaiknya. Namun, ada perbedaan dari segi pelayanan dan pengalaman yang diberikan kepada pelanggan. Sebuah coffee shop dengan konsep fast bar hanya menyediakan pengalaman membeli kopi.

Di kedai kopi seperti ini tidak banyak interaksi antara barista dan pelanggan. Bukan berarti pelayanannya buruk, tetapi memang durasi waktu pembuatan minumannya tidak “selambat” slow bar. Jadi, tidak banyak waktu yang tersedia untuk bercakap-cakap.

Biasanya tempat minum kopi dengan konsep serba cepat ini dimanfaatkan pelanggan yang memang niatnya hanya membeli kopi saja. Setelah dapat kopinya, pelanggan bisa pulang atau dine-in sambil mengerjakan tugas, bekerja, dan nongkrong dengan teman.

Banyak kedai kopi atau café yang menerapkan konsep fast bar ini. Proses penyajian kopi umumnya mengandalkan mesin espresso. Berbagai peralatan untuk menyeduh kopi juga kerap digunakan.

Baca juga: 3 Penjelasan tentang Machiato yang Harus Kamu Ketahui sebagai Pecinta Kopi!

Menu yang disajikan pun cukup beragam di kedai kopi fast bar. Jika di slow bar kebanyakan menyajikan kopi hitam, fast bar menyajikan menu berbagai kreasi kopi yang manis.

Kesimpulan

Coffee shop dengan konsep slow bar dan fast bar memiliki beberapa perbedaan yang bisa dilihat dari beberapa poin berikut.

1. Produk

Slow bar kebanyakan menyajikan minuman kopi asli atau kopi hitam. Coffee shop seperti ini cocok bagi pelanggan yang memang menyukai cita rasa otentik dari sebuah kopi.

Sedangkan fast bar, umumnya menyajikan minuman kopi yang lebih bervariasi. Kamu bisa mendapatkan minuman kopi yang manis dengan cream atau kreasi lainnya.

2. Tempat

Slow bar cenderung memiliki space yang tidak terlalu besar. Suasana di dalam kedai juga biasanya tidak terlalu ramai. Cocok buat kamu yang tidak suka suasana berisik dan ingin menikmati kopi dengan lebih baik.

Kebanyakan fast bar menyediakan space yang lebih besar. Beberapa menyediakan kursi untuk pelanggan, tetapi ada juga fast bar yang tidak menyediakannya.

Baca juga: 5 Inspirasi Konsep Kedai Kopi FYP di Tiktok

3. Pelayanan

Perbedaan paling mencolok adalah dari segi pelayanan. Di slow bar, kamu tidak hanya mendapatkan kopi tetapi juga berbagai pengetahuan seputar kopi. Sedangkan di slow bar, kamu bisa berinteraksi dengan barista tetapi tidak terlalu intens atau tidak berinteraksi sama sekali.

Itulah beberapa perbedaan antara slow bar dan fast bar. Intinya, perbedaan coffee shop slow bar dan fast bar adalah dari segi pelayanan, mulai dari memesan kopi hingga menikmatinya.

Semoga artikel kali ini bermanfaat ya untuk kita semua. Kamu punya pengalaman lain terkait perbedaan coffee shop slow bar dan fast bar? Tulis di kolom komentar ya!

Terima kasih. Salam kopi.

Silakan share jika kamu rasa bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *