dampak negatif minum kopi - kopitem

Sering minum kopi? Ini 8 Dampak Negatif Minum Kopi Yang Harus kamu ketahui!

Dampak Negatif Minum Kopi. Kopi sering kali di konsumsi sebagai solusi untuk menghilangkan rasa ngantuk dan meningkatkan konsentrasi. Tapi, ada beberapa efek samping kopi yang perlu di waspadai, terlebih jika kamu berlebihan dalam mengonsumsinya. 

Bagi orang dewasa umumnya kopi dikonsumsi dalam jumlah tidak lebih dari 2 – 3 cangkir per hari. Efek samping kopi bisa muncul kalau kopi dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan yaitu diminum lebih dari 4 cangkir kopi per hari. 

Terlalu banyak atau terlalu sering mengonsumsi kafein, lama-kelamaan bisa menimbulkan efek samping yang disebut caffeinism.

8 Dampak Negatif Minum Kopi

Secara umum, efek samping kopi yang sering terjadi antara lain berikut ini:

1. Menimbulkan Kecemasan

Dampak negatif jika kamu terlalu sering minum kopi yang pertama adalah dapat menimbulkan kecemasan. 

Kafein diketahui bisa meningkatkan kewaspadaan dan terdapat zat yang berkaitan dengan peningkatan energi pada kopi. Tapi, pada dosis yang tinggi, efeknya bisa menyebabkan kecemasan dan rasa gugup faktanya.

2. Insomnia

Dampak negatif jika kamu terlalu sering minum kopi yang kedua adalah insomnia. Kafein bisa membuat kamu tetap terjaga mengatasi ngantuk dan meningkatkan konsentrasi. Tapi, asupan kafein yang berlebihan bisa mengurangi waktu tidur dan membuat tidak bisa tidur dengan nyenyak. Hal tersebut bisa membuat kamu mengalami gangguan tidur, seperti insomnia.

3. Denyut jantung menjadi cepat

Dampak negatif jika kamu terlalu sering minum kopi selanjutnya adalah mengalami denyut jantung yang menjadi cepat. 

Terlalu banyak minum kopi juga bisa menyebabkan jantung berdetak lebih cepat dan irama detak jantung menjadi berubah (fibrilasi atrium). Bila kamu mengalami hal tersebut setelah minum kopi, pertimbangkan untuk asupan kopi kamu.

4. Mengalami Gangguan Pencernaan

Dampak negatif jika kamu terlalu sering minum kopi yang keempat adalah gangguan pencernaan. 

Apakah kamu menjadi lebih sering buang air besar setelah minum kopi? Jika iya, ini disebabkan oleh efek dari kopi. Efek samping kopi ini bisa membuat usus menjadi lebih aktif, sehingga pergerakan usus menjadi lebih cepat. Tidak hanya itu, mengkonsumsi kopi berlebihan juga dapat menyebabkan efek samping lain, seperti diare, sakit maag, dan penyakit GERD.

5. Tekanan Darah Tinggi

Dampak negatif jika kamu terlalu sering minum kopi yang kelima adalah mengalami tekanan darah tinggi. Secara keseluruhan, sebenarnya kafein tidak akan meningkatkan risiko penyakit jantung atau stroke pada kebanyakan orang. Tapi, kafein terbukti meningkatkan tekanan darah karena efek sampingnya pada sistem saraf. 

Tekanan darah yang meningkat adalah faktor resiko serangan jantung dan stroke, karena bisa merusak arteri seiring waktu.  Untungnya, efek samping kafein pada tekanan darah hanya bersifat sementara. Meskipun begitu kamu harus tetap perhatikan jumlah dan waktu konsumsi kopi, terutama jika kamu memang memiliki gangguan tekanan darah tinggi.

6. Mengalami Kerusakan Otot

Dampak negatif yang keenam bisa mengalami kerusakan otot. 

Rhabdomyolysis adalah kondisi yang sangat serius ketika serat otot yang rusak memasuki aliran darah, bisa menyebabkan gagal ginjal dan masalah lainnya. Beberapa kasus rhabdomyolysis dikaitkan dengan asupan kafein yang berlebihan, meskipun relatif jarang terjadi. 

Hal yang penting untuk diingat adalah dosis besar kafein dikonsumsi dalam waktu singkat bagi yang tidak terbiasa akan sangat merasakan dampaknya. Untuk mengurangi efeknya, sebaiknya batasi asupan hingga sekitar 250 ml kafein per hari, kecuali kalau kamu memang terbiasa mengonsumsi lebih banyak.

7. Sering Buang Air Kecil

Dampak negatif selanjutnya kamu akan mengalami sering buang air kecil. Peningkatan frekuensi buang air kecil adalah efek samping dari kebanyakan minum kopi yang umum terjadi. Kopi mengandung kafein yang bersifat dueretik sehingga akan merangsang pembuangan urine dan membuat kamu lebih sering buang air kecil. Hal inilah yang membuat kamu akan lebih sering ke toilet setelah minum kopi.

8. Caffeine Withdrawal

Yang terakhir adalah Caffeine Withdrawal. 

Caffeine withdrawal ini merupakan efek samping kopi yang muncul ketika sudah terbiasa rutin minum kopi, kemudian tiba-tiba berhenti mengonsumsinya. 

Saat mengalami efek samping yang satu ini. Kamu bisa merasa, pusing, sakit kepala, cepat lelah, mual, sulit konsentrasi hingga merasakan suasana hati yang cepat berubah.

Selain berbagai kondisi diatas, konsumsi kopi juga bisa meninggalkan noda di gigi terutama bila dikonsumsi setelah scaling. Terlalu banyak minum kopi dalam jangka panjang juga bisa menyebabkan efek samping lain seperti penyakit diabetes dan asam urat. 

Beberapa kondisi diatas, wanita hamil juga dianjurkan untuk membatasi konsumsi kopi karena bisa meningkatkan resiko keguguran, kelahiran premature, dan berat badan lahir bayi rendah. 

Ibu menyusui pun juga disarankan untuk mengurangi mengkonsumsi kopi. Hal tersebut karena kandungan kafein bisa terserak kedalam ASI, sehingga bayi yang diberi ASI bisa menjadi lebih rewel, susah tidur dan akan berisiko mengalami kolik. 

Efek samping kopi biasanya muncul ketika seseorang mengonsumsi kopi yang berlebihan atau dalam jumlah yang banyak serta jangka panjang. Tapi, pada orang yang sensitif terhadap kafein, efek samping kopi bisa muncul walau hanya mengonsumsi kopi dalam jumlah sedikit. 

Apabila kamu sering mengalamin efek samping dan sulit mengatasinya, cobalah untuk berkonsultasi ke dokter. 

Nah, itulah dampak negatif jika kamu terlalu sering mengkonsumsi kopi yang perlu kamu ketahui dan waspadai. Selain memiliki dampak negatif, tentu minum kopi memiliki manfaat juga. Kopitem sudah pernah membahas tentang apa saja manfaat dari minum kopi sebelumnya.

Apakah kamu salah satu dari orang yang suka terlalu sering mengkonsumsi kopi? Jika iya, lebih baik dikurangi ya. Karena apapun yang berlebihan kita konsumsi tidak akan baik untuk tubuh kita. 

Terima Kasih.
Salam kopi



Silakan share jika kamu rasa bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *