Panduan Singkat Proses Cupping Kopi Untuk Pemula

Apakah kamu tahu alasan mengapa produk kopi yang kamu minum rasanya enak, kompleks, dam beragam? Ada proses panjang yang harus dilalui sebuah produk kopi, sebelum kopi itu sampai di cangkir yang kamu pakai untuk minum. Salah satunya adalah proses cupping kopi. 

Apakah cupping itu? Artikel ini akan membawamu belajar lebih banyak tentang proses penting dalam pembuatan produk kopi ini. Yuk, kita bahas langsung!

Apakah Cupping Kopi Itu?

Dalam Bahasa Indonesia, cupping adalah proses perawatan dengan metode bekam. Tapi, dalam dunia kopi, cupping artinya berbeda. Cupping adalah proses observasi rasa dari kopi sebelum kopi itu dikemas atau dihidangkan oleh ahli kopi. Atau, istilah umumnya adalah proses pencicipan kopi atau coffee tasting.

Proses cupping kopi terjadi di dua tempat, yaitu hidung dan mulut. Sang ahli pencicip kopi atau biasa disebut cupper, akan mencicipi rasa dan aroma kopi tersebut. Karena itu, dua tempat tersebut memegang peranan untuk memberikan hasil dari pengujian ini.

Cupping merupakan sebuah profesi yang dilakukan oleh profesional. Dan, hal itu tentunya membutuhkan keahlian khusus, pelatihan, dan bahkan sertifikat untuk melakukannya. Tapi, kamu juga bisa mencobanya sendiri di rumah. Mungkin saja, kamu bisa menemukan lebih banyak rasa dan aroma menarik di secangkir kopi yang kamu minum.

Mengapa Proses Cupping Diperlukan?

Tujuannya apa sih, proses cupping untuk kopi itu? Seperti yang kita sudah sebut di awal, proses ini dipakai untuk mengobservasi rasa kopi. Tapi, jangan salah! Ini bukan proses untuk menentukan apa kopi itu enak atau tidak.

Proses cupping dilakukan untuk menentukan karakteristik rasa dari produk kopi. Kalau kamu sering minum kopi, kamu pasti sudah tidak asing dengan istilah notes pada produk kopi. Misalnya, ada kopi dengan notes tipe fruity, acidy, sharp, spicy dan banyak lagi. Proses cupping bisa menemukan cita rasa tersebut.

Namun, proses ini tidak hanya bertujuan untuk menentukan cita rasa sebuah produk kopi. Cupper profesional juga melakukannya untuk mengontrol kualitas produk kopi. Misalnya, kopi Gayo memiliki notes bertipe delightful bitter dengan low acidy. Saat cupper mencicipi produk kopi Gayo dan tidak ada notes tersebut atau ada notes baru/berbeda, maka bisa dilakukan perbaikan sebelum diluncurkan ke publik. 

Bisa dibilang, kualitas rasa dan aroma kopi sangat bergantung pada proses Cupping Kopi ini. Bila dilakukan dengan benar, maka kopi dengan kualitas terbaik dapat dihasilkan. Dan tentunya, kamu, sebagai konsumen, juga akan merasa puas saat menikmati produk kopi tersebut.

Komponen Uji Cita Rasa Pada Proses Cupping

Ada beberapa komponen yang diobservasi pada proses cupping ini. Dengan mengenal komponen-komponen tersebut, maka Cupper bisa menentukan karakteristik kopi yang mereka uji. Berikut ini beberapa diantaranya:

  • Aroma – Bau kopi saat kering dan diseduh.
  • Flavour – kombinasi aroma, after taste, dan acidity,
  • After Taste – aroma dan rasa yang bertahan setelah kopi ditelan,
  • Acidity – rasa asam alami dalam kopi (tidak boleh berlebihan),
  • Body – rasa yang muncul saat kopi masuk mulut. Komponen ini mempengaruhi sebagian besar nilai kopi.
  • Balance – keseimbangan semua komponen yang diuji dalam produk kopi.
  • Sweetness – rasa manis yang muncul dari kandungan karbohidrat yang ada di dalam kopi.
  • Clean Cup – nilai pada komponen ini diberikan bila semua komponen yang diuji tidak memiliki nilai negatif. Artinya, kopi yang diuji merupakan produk terbaik.
  • Uniformity – Keseragaman aroma dalam satu cangkir kopi.
  • Overall – penilaian keseluruhan. Bila kopi memenuhi kriteria yang diinginkan, maka kopi tersebut mendapat nilai overall yang tinggi.
  • Defects – komponen negatif atau cacat yang menurunkan kualitas kopi.

Kesimpulan

Itu dia sekilas informasi tentang apa itu cupping pada produk kopi. Memang, proses ini terlihat cukup rumit dan kompleks. Seperti yang disebutkan di awal, kamu mendapatkan sertifikat dan pelatihan untuk dapat melakukan proses pengujian yang benar.

Tapi, kalau kamu ingin mencoba-coba cupping kopi di rumah, bisa juga menggunakan beberapa informasi yang ada di artikel ini. Jadi, apakah kamu siap untuk mencoba? Jangan ragu, dan temukan pengalaman baru minum kopi dari proses Cupping Kopi. 

Semoga artikel kali ini bermanfaat ya untuk kita semua. Kamu punya pengalaman lain terkait bisnis cafe? Tulis di kolom komentar ya!

Terima kasih. Salam kopi.

Silakan share jika kamu rasa bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *